Kapolsek Alak Diminta Jelaskan Penanganan Kasus Pengeroyokan Atas Alfred Ludji

KUPANG, KPK – Lambannya penanganan kasus dugaan Tindak Pidana Pengeroyokan yang diduga dilakukan oknum polisi Polres Kupang Kota berinisial, YS dan WH terhadap korban Alfred Ludji (52) Warga RT 16 RW 18 Kelurahan Fatululi Kecamatan Oebobo Kota Kupang, rupanya menuai tanda tanya korban dan pihak keluarganya.

Pasalnya kasus pengeroyokan yang terjadi di Kelurahan Manutapen Kecamatan Alak Kota Kupang, Minggu (26/4/2020) Pukul 16.30 Wita, yang menurut pengakuan Kapolsek Alak sebelumnya, Kompol, I Gede Sucitra. SH, bahwa pihaknya telah melakukan penyelidikan atas kasus tersebut dan telah memeriksa para saksi dan korban, ternyata hingga saat ini belum ada tanda – tanda kemajuan.

Korban Alfred Ludji saat mendatangi Kantor Redaksi KPK, Rabu ( 12/8/2020) menyatakan kekecewaannya atas penanganan kasus yang menimpa dirinya dimana belum ada tanda – tanda kemajuan dan masih tetap berkutat pada tahap penyelidikan sejak dilaporkan pada (26/4/2020).

Dirinya secara tegas meminta Kapolsek Alak, AKP. Tatang Prajitno Panjaitan, agar dapat menjelaskan sejauhmana perkembangan kasus pengeroyokan yang dilakukan oknum Polisi YS dan WH terhadap dirinya. Karena bagaimanapun sebagai korban yang mengalami tindakan pengeroyokan secara tidak manusiawi oleh oknum polisi tersebut, dirinya juga perlu mendapat kejelasan dan mengharapakan adanya keadilan, dan kepastian hukum.

“Apakah karena mereka anggota polisi jadi kasusnya terkesan berjalan di tempat? Saya harap tidak ada kesan mau melindungi sesama anggota dan berusaha mengaburkan proses penyelidikan kasus ini. Jika tidak ada perkembangan dan tanda – tanda kemajuan, maka saya akan melaporkan ke Kapolda, Bareskrim Mabes Polri, Komisi III DPRI dan Kapolri”. Ungkapnya.

Korban juga menjelaskan, sesuai surat Laporan Polisi Nomor : STPL/86/III/2020/Sektor Alak, perkembangan penanganan kasus yang menimpa dirinya sebagaimana informasi yang diterima dari Kanitres Polsek Alak, sedang berjalan dan segera dilakukan gelar perkara

Sementara itu Kapolsek Alak Polres Kupang Kota, AKP. Tatang Prajitno Panjaitan, SH, SIK, MH, saat dikonfirmasi KPK via ponselnya, Rabu (12/8/2020) membenarkan bahwa kasus ini masih dalam proses penyelidikan. “Nanti kami temuin dulu semuanya. Setelah kami anggap semuanya sudah cukup baru kami akan gelarkan di Polres Kupang Kota. Kami akan kabarin perkembangannya”. Kata Tatang. (DAS/ETBA)

517 total views, 1 views today

Please follow and like us: