2 Kali Gugatan Ditolak, BPR Christa Jaya Layangkan Gugatan Sederhana Yang Ke 3 Kali

KUPANG, KPK – Lagi – lagi Penggugat Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Christa Jaya Perdana Kupang, kembali melayangkan Gugatan Sederhana yang ke tiga (3) kali melawan Tergugat Mariantji Manafe Pada Rabu, (25/11/2020), setelah sebelumnya dua kali Gugatan Sederhana ditolak Majelis Hakim Pengadilan Negeri Klas IA Kupang.

Pantauan Media ini, sidang perdana yang menghadirkan kedua belah pihak (Penggugat dan Tergugat) yang berlangsung cepat ini, dipimpin oleh hakim tunggal Sarlota Marselina Suek, SH, dan kuasa hukum Penggugat BPR Christa Jaya Samuel David Adoe, SH dan Bildad Torino M. Thonak, SH tanpa dihadiri prinsipal Lanny M. Tadu, SE. Sedangkan pihak Tergugat hadir Mariantji Manafe yang didamping oleh kuasa hukumnya Marlen P. Baoen SH dan Elvianus Goo, SH.

Dasar materi gugatan pada gugatan sederhana kali ini masih terkait pemberlakuan kredit longgar tarik BPR Christa Jaya Kupang yang diberikan kepada Welem Dethan (alm) suami dari tergugat Mariantji Manafe. Alasan penggugat juga menyatakan bahwa tergugat telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH).

Informasi aktual yang diterima Media ini menyebutkan, gugatan sederhana yang dilayangkan BPR Christa Jaya ini adalah untuk yang ke 3 (tiga) kalinya kepada Mariantji Manafe.

Gugatan sederhana BPR Christa Jaya yang pertama adalah dengan alasan Wanprestasi, nomor perkara 19/Pdt.G.S/2020/PN Kpg dimana telah diputuskan oleh hakim tunggal Tjokorda Putra Budi Pastima, SH.,MH yang mengabulkan sebagian gugatan itu dibatalkan dalam rapat musyawarah Majelis Hakim PN Klas 1A Kupang yang terdiri dari Wari Juniarti, SH.,MH sebagai Hakim Ketua Majelis dan Rahmat Aries SB, SH.,MH serta Ikrarniekha Elmayawati Fau, SH., MH masing masing sebagai Hakim Anggota.

Gugatan sederhana BPR Christa Jaya yang kedua adalah dengan alasan Perbuatan Melawan Hukum (PMH), nomor perkara 25/Pdt.G/2020/PN Kpg yang dipimpin dan telah diputuskan oleh hakim tunggal Y. Teddy Windiartono, SH., M.Hum yang menyatakan gugatan Penggugat bukan Gugatan Sederhana dan memerintahkan Panitera untuk mencoret dari register perkara.

Dengan putusan ini Penggugat BPR Christa Jaya melayangkan keberatan dan lewat rapat permusyawaratan Majelis Hakim PN Klas 1A Kupang yang dipimpin Wari Juniarti, SH., MH selaku Hakim Ketua Majelis dan Nuril Huda, SH.,M.Hum serta Sarlota Marselina Suek, SH masing masing sebagai anggota menyatakan menolak Permohonan Keberatan tersebut dan menguatkan putusan nomor, 25/Pdt.G.S/2020/PN Kpg.

Dari 2 (dua) kali Gugatan Sederhana BPR Christa Jaya tersebut hasilnya ditolak oleh majelis hakim PN Klas 1A Kupang dan kini terhitung untuk ke 3 (tiga) kalinya BPR Christa Jaya selaku Penggugat kembali melayangkan Gugatan Sederhana nomor, 29/Pdt.G.S/2020/PN Kpg dengan alasan yang sama yakni Perbuatan Melawan Hukum (PMH) kepada Mariantji Manafe sebagai Tergugat.

Sidang lanjutan perkara Gugatan Sederhana yang sedang digelar tersebut akan dilaksanakan pada tanggal, 27 November 2020 dengan agenda jawaban dari Tergugat.(DAS)

128 total views, 1 views today

Please follow and like us: