Bupati Alor Akui Salah, Kolonel Dion Adoe Balas Dengan Firman Tuhan

KUPANG, KPK – Bupati Alor, Amon Djobo, akhinya secara tulus mengakui diirinya bersalalah dan membuka diri menyampaikan permohonan maaf terhadap Kasilog Korem 161 Wira Sakti Kupang, Kolonel CPL, Imanuel Yoram Dionisius Adoe, SH, M.Sc, terkait kasus pengancaman dan penghinaan yang telah dilakukannya beberapa waktu lalu.

Permohonan maaf Bupati Alor ini, berlangsung di di ruang Aula Sudirman Makorem 161/ Wira Sakti Kupang, Selasa (29/12/2020) yang dihadiri oleh kedua belah pihak , Danrem 161/WS Kupang Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya, yang diwakili oleh Kasrem 161/WS Kol Inf Jemz A Ratu Edo, serta para pejabat Korem maupun media.

Pantauan Media KPK, Bupati Alor, Amon Djobo, pada kesempatan audiens tersebut, menyampaikan rasa hormat dan kerendahan hati memohon maaf atas kekeliruan dan kesalahan yang dilakukannya terhadap Kasilog Korem 161 Wira Sakt Kupang, Kolonel Imanuel Yoram Dionisius Adoe.

Selain menyampaikan permohonan maaf Kepada Dandrem 161 Wira Sakti Kupang yang diwakilkan Kasrem 161 Wira Sakti, Bupati Amon Djobo juga menyadari bahwa kesalahan yang dilakukannya merupakan sebuah pelajaran bagi dirinya, baik secara pribadi maupun dalam tugas dan tanggung jawabnya.

“Mudah – mudahan hal ini menjadi pelajaran dan membuat saya lebih dewasa dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab yang berikan masyarakat dalam beberapa tahun terakhir ini,” Harapnya

Sementara itu, Kasilog Korem 161/WS,Kolonel CPL Imanuel Yoram Dionisius Adoe SH.,M.Sc dalam kesempatan itu menyampaikan isi hatinya dan menerima permohonan maaf dari Bupati Alor, Amon Djobo, dengan membacakan firman Tuhan yang mewakili dirinya.

“Hal kerajaan surga seumpama seorang raja yang hendak melakukan perhitungan dengan hamba-hambanya. Lalu datanglah seoarang hamba kepadanya yang tidak bisa membayar hutang-hutangnya. Dengan sujud dihadapan raja hamba itu, lalu tergerak hati raja itu dengan belas kasihan dan segara membebaskan hamba itu dan menghapuskan hutangnya,” Ungkap Kolonel Dion Adoe

“Dengan hati yang tulus saya menerima permohonan maaf dari Bupati Alor, Amon Djobo karena saya sendiri sudah ditebus dan harus mengampuni orang yang bersalah kepada saya. Semoga ini menjadi pelajaran dan pengalaman bagi kita semua dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab,”Tutur Kolonel Dion Adoe sambil tersenyum.

Informasi terakhir yang diterima Media ini menyebutkan, berkas kasus Bupati Alor, sudah dicabut dari penyidik Polda NTT. (01/02)

313 total views, 1 views today

Please follow and like us: